Pemberian nama pada suatu daerah biasanya diambil dari sebuah peristiwa yang terjadi pada daerah tersebut ataupun nama tokoh. Hal ini dimaksudkan untuk mengenang peristiwa atau tokoh yang telah berjasa pada daerah tersebut. Begitu juga dengan desa Poreh, pemberian nama Poreh diidentikkan dengan nama seorang tokoh pejuang yang gugur dan dimakamkan di desa Poreh.
Konon, ada seorang pejuang yang bernama Siding Puri, beliau terkenal dengan semangat juang yang tak pernah padam sampai titik darah penghabisan. Hingga pada sebuah peristiwa pertempuran, Siding Puri terkena sabetan pedang di perutnya sampai ususnya keluar. Dengan kondisi seperti itu tidak menggendorkan semangat juang Siding Puri untuk tetap berjuang membela tanah air. Beliau ikat lupa di perutnya dengan sarung dan melanjutkan pertempuran hingga beliu gugur.
Kemudian jasad Siding Puri dikubur di daerah pemakaman umum di Dharma Dusun Poreh Laok Desa Poreh Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Dan sampai saat ini makam beliau masih ada dan terpelihara.
Asal usul desa
Berdasarkan informasi dari K. Suli sebagai sesepuh desa yang turut berjuang pada zaman kemerdekaan, memang sejarah desa Poreh tidak lepas dari cerita di atas. Dan masyarakat pada waktu itu kesulitan menyebut Puri yang merupakan nama belakang Siding Puri, mereka lebih mudah dan biasa menyebutnya dengan Pore. Kemudian kejadian tersebut oleh masyarakat diabadikan menjadi nama sebuah desa yaitu desa Poreh yang diambil dari nama belakang dari pejuang Siding Puri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar